ABM Terima Kunjungan Ketua DPD API Sulbar

MAMUJU – Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar (ABM), menerima kunjungan Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pendeta Indonesia (DPD API) Sulbar, PDT. Nicolaus  Zakharia Sitandana, bersama rombongan di ruang kerjanya, Rabu (17/6/ 2020).

Kunjangannya ke Pemprov Sulbar, untuk melakukan audiens dalam rangka memperkenalkan keberadaan  API di Sulbar, sebagai organisasi yang baru hadir di provinsi ke 33 ini.

Bacaan Lainnya

Ketua DPD API Sulbar, PDT. Nicolaus  Zakharia Sitandana, mengatakan, kehadiran API di Sulbar masih terbilang baru, meskipun secara nasional organisasi itu sudah ada selama 15 tahun.

“Organisasi ini memang baru hadir di Sulbar yakni sekira  tiga bulan lebih. Untuk itu, kami datang melakukan audiens dengan pak gubernur guna menyampaikan keberadaan organisasi ini di Sulbar,” ucap Nicolaus.

Nicolaus menuturkan, sebagai organisasi yang baru hadir di Sulbar banyak hal yang akan dilakukan oleh pihaknya, termasuk  ingin membangun kerjasama dengan Pemprov Sulbar.

“Suatu kerinduan kita ingin bermitra dengan Pemprov Sulbar tentang apa saja yang bisa kita lakukan secara bersama,” kata Nicolaus.

Di masa new normal saat ini, dalam pertemuan itu, Nicolaus menyatakan, pihaknya siap membantu Pemprov Sulbar untuk mensosialisasikan penerapan new normal di semua gereja di Sulbar.

“Para pendeta dapat mensosialisasikan program pemerintah agar gereja-gereja para umat  yang ada di Sulbar menerapkan new normal itu dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan di dalamnya,” ungkap Nicolaus.

Ia menambahkan, dalam  organisasi itu meliputi   semua pendeta  yang berasal dari berbagai gereja.

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, menyampaikan ucapkan  terima kasih kepada DPD API Sulbar atas kunjungannya itu.

Menanggapi pernyataan Ketua DPD API Sulbar yang ingin membangun kemitraan dengan Pemprov Sulbar, Ali Baal mengaku bersyukur dan menyambut baik hal tersebut.

“Kita bersyukur adanya rencana itu, jadi nanti kita bisa bicarakan  apa saja yang bisa kita kerjasamakan dan jika ada yang  perlu disampaikan bisa menghubungi OPD terkait,” ucapnya.#mhy/red.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *