Anggota DPD RI Temui Kadis Koperindag UMKM Sulbar, Ini yang Dibahas

MAMUJU –  Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Ajbar Abdul Kadir melakukan pertemuan dengan Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Perindag dan UMKM) Sulbar di Hotel Kita Simbuang Mamuju, Senin (16/3/2020).

Dalam pertemuan tersebut senator Sulbar menyerap pemaparan dinas terkait data UMKM yang ada di Sulbar.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Perindustrian Sulbar Amir Maricar mengatakan, saat ini sudah terdata sudah ada 20.330 UMKM yang ada di Sulbar, dimana yang terbanyak ada di Mamuju

“Permasalahan utama memang yang ada di UMKM itu ada pada standarisasi dan ini terus kita dorong. Bahkan bantuan yang kita berikan hanya kepada 25 UMKM dibantu setiap tahunnya secara gratis,” kata Amir Maricar.

Ia menambahkan, pertumbuhan UMKM Sulbar terus mengalami peningkatan, namun tidak sejalan dengan bantuan yang masuk ke Sulbar masih kurang.

“Selain itu sertifikasi halal juga yang menjadi hambatan selama ini, termasuk surat izin layak edar dari BPOM. Kita juga selama ini terus melakukan pendampingan dan peningkatan UMKM melalui dana DAK,” tambahnya.

Sedangkan, anggota DPD RI Ajbar Abdul Kadir mengungkapkan, terkait permasalahan standarisasi UMKM Sulbar perlunya melibatkan semua stakeholder terkait agar tidak adanya tumpang tindih menanganannya.

“Ini akan menjadi sumber masalah karena UMKM kita ini perlu mendapat support yang serius oleh pemerintah,” ucap Ajbar.

Ajbar juga menyampaikan, pemerintah daerah mestinya mensupport terkait segala keperluan standarisasi yang dibutuhkan oleh para pelaku UMKM yang ada di Sulbar.

“Bagi saya UMKM yang ada di Sulbar mestinya di subsidi, kita berharap Pemprov hadir untuk mengkosilidasi ini semua dengan melibatkan semua pihak terkait yang ada di Sulbar,” ungkap Ajbar.

Selain itu, seperti melibatkan BPOM, Kemenag maupun pihak Kesehatan sehingga standarisasi UMKM Sulbar bisa diatasi dengan sebaik mungkin.

“Kalau ini tidak dilakukan maka akan sulit mencapai standarisasi itu, karena disanalah cikal bakal kemajuan UMKM kita di Sulbar yang selama ini,” ujar Ajbar.

Selain itu, secara nasional ada sekita 3 juta lebih UMKM yang ada di Indonesia yang sangat membutuhkan support oleh semua lembaga pemerintahan.

“Saya khawatir adanya pelaku UMKM kita yang sudah berpenghasilan kecil maupun menengah tetapi terhambat pada persoalan standarisasinya. Makanya ini perlu mendapat perhatian serius oleh pemerintah,” tandasnya.#hab/sr

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *