Kendal Panen Kedelai di Masa Wabah Corona

KOREKSINEWS.id – Kabupaten Kendal tetap memproduksi kedelai meskipun saat ada wabah Covid 19.

Supanti, petugas penyuluh di Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal menunjukan lahan kedelai seluas 22 Ha milik kelompok tani Rukun yang siap dipanen. Kedelai biji kering varietas Grobogan yang akan dipanen sebanyak 46,2 ton.

Bacaan Lainnya

“Kalau dari hasil ubinan produktivitas tercatat sebesar 2,1 ton perhektar dan biasanya kedelai ini akan dijual dengan harga Rp. 8.000 perkilogram,” dikutip dari rilis Kementerian Pertanian, Kamis (16/4/2020).

Supanti yang selalu mendampingi petani di lapangan menjelaskan, hasil panen biasanya akan dipasarkan langsung ke perajin tahu tempe yang juga berada di Kabupaten Kendal.

“Di sekitaran sini saja kami biasanya menjualnya, dan ini sudah kontinu setiap tahunnya,” katanya.

Lebih lanjut Supanti mengaku bahwa penyuluh pertanian di Kecamatan Kangkung tetap semangat dalam melayani para petani walaupun keadaan sekarang yang sedang terdapat wabah Covid-19 ini.

“Para petani di sini juga tetap beraktifitas memproduksi hasil pertanian sebagai bahan pangan yang dibutuhkan masyarakat,” ungkapnya.

Supanti menambahkan dalam melaksanakan aktifitas pertanian di tengah wabah COVID-19, dirinya selalu mengingatkan agar para petani selalu menerapkan social distancing dan physical distancing.

“Kami juga meminta petani tidak berkerumun dan mengatur jarak antar petani minimal 1-2 meter, serta himbauan untuk selalu memakai masker,” tuturnya.

Di tempat terpisah, Direktur Aneka Kacang dan Umbi Kementerian Pertanian, Amirudin Pohan mengatakan Kementan menerapkan protokol kesehatan penanganan virus Covid-19 saat musim panen raya.

“Selain menerapkan protokol kesehatan, juga akan diupayakan prasarana dan sarana pascapanen,” ucap Amirudin.

Amirudin mengatakan, Kementan bersama pemerintah daerah (Pemda) serta para mitra terus berupaya dalam menjaga stok pangan dalam negeri. “Sehingga masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan pasokan pangan dalam negeri,” harapnya.

Ketersediaan, distribusi dan harga pangan selama pandemi Covid-19 harus aman termasuk kedelai. “Karena kedelai merupakan komoditas pangan penghasil protein utama bagi masyarakat,” kata Amirudin.

Perlu diketahui, Kabupaten Kendal adalah penyumbang produksi kedelai bagi Provinsi Jawa Tengah rata-rata 10% setiap tahunnya. Pada tahun 2019 lalu Kendal panen kedelai sebanyak 723 Ha.

Untuk tahun ini, pada bulan April 2020 diperkirakan akan ada panen kedelai sebesar 60 Ha yang berasal dari Kecamatan Kangkung dan Kecamatan Patean.#Rls/Siar/Red

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *