KPMK Sebut Aktivitas Tambang Galian C di Luwu Timur Diduga Dibeking Oknum Polisi

LUWU TIMUR – Koalisi Pemuda dan Mahasiswa Keadilan (KPMK) menyayangkan maraknya tambang galian C Ilegal di Luwu Timur membuat masyarakat resah, pasalnya para penambang ilegal ini melakukan aktivitas tambang tanpa mengindahkan kerusakan lingkungan yang bisa berakibat fatal.

Selain merusak lingkungan, aktivitas tambang galian C di Luwu Timur diduga dibeking oleh oknum kepolisian.Salahsatu contohnya tambang galian C ilegal dikelola atas nama Misdi warga Desa Margolembo, Kecamatan Mangkutana, tambang galian C ilegal ini sempat berhenti beraktivitas sekitar dua minggu, setelah dimediasi di Polres Luwu Timur tambang Galian C milik Misdi mulai beraktivitas lagi.

Bacaan Lainnya

Sementara itu perlu diketahui bahwa berhentinya tambang galian C milik Misdi ini terkait laporan dari masyarakat yang naik di akun sosial media INFOtv Online.

Putra selaku Jendral Lapangan Koalisi Pemuda dan Mahasiswa Keadilan (KPMK) mempertanyakan perihal tambang Galian C milik Misdi je Kanit Tipiter namun sampai hari ini belum ada tanggapan dari Kanit Tipiter Polres Luwu Timur.

“Saya telah telah mempertanyakan hal ini kepada Kanit Tipiter terkait aktivitas tambang galian C milik Misdi yang diduga di beking oleh oknum kepolisian Polres Luwu Timur, namun sampai saat ini kami belum mendapat jawaban,” ungkap Putra, Sabtu (3/2/2024)

Selain itu, Koalisi Pemuda dan Mahasiswa Keadilan (KPMK) sangat menyayangkan atas maraknya tambang galian C ilegal di Kabupaten Luwu Timur ini, karena berdasarkan pasal 158 UU No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral disebutkan, Setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa Izin Usaha Pertambangan IUP, IPR, IUPK juga UKL/UPL dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 10 milliar. Selain izin IUP dan IPR, pengelola juga harus memiliki izin khusus penjualan dan pengangkutan sesuai Pasal 161 UU No. 4 Tahun 2009.

Putra berharap agar pihak kepolisian menertibkan dan memberhentikan aktivitas tambang galian C yang tidak mengantongi izin di wilayah Luwu Timur.(Red)

Berita ini diversifikasi lebih lanjut

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *